Nama : Reigita Baasith
NPM : 15519405
Kelas : 1PA10
Jutaan Orang Tidak Menyadari
Dampak Efek Rumah Kaca
Semakin hari, suhu
permukaan Bumi terasa semakin panas ya. Hal itu terbukti dengan semakin
banyaknya es yang mencair di Kutub Utara. Baru-baru ini, para peneliti
menemukan bahwa es di Laut Alaska mencair lebih awal dengan keadaan yang tidak
biasa. Tidak hanya itu, pada bulan Juni sampai Juli 2019, negara-negara di
Eropa dilanda gelombang panas yang ekstrem. Fenomena ini merupakan fenomena
yang jarang terjadi di daratan Eropa.
Kira-kira mengapa ya
suhu di Bumi semakin hari semakin meningkat? Ternyata, peningkatan suhu Bumi
disebabkan oleh adanya pemanasan global. Pemanasan global tersebut dipicu oleh
aktivitas efek rumah kaca. Memangnya apa sih efek rumah kaca itu? Serta seberapa
besar dampaknya?
Pengertian Efek Rumah
Kaca
Pada prinsipnya, efek
rumah kaca ini memiliki kesamaan dengan rumah kaca, yaitu terperangkapnya
radiasi sinar Matahari di atmosfer Bumi. Gas di atmosfer Bumi yang mampu
menahan cahaya Matahari disebut sebagai gas rumah kaca. Salah satu contoh gas
rumah kaca adalah CO2 (karbondioksida). Tanpa adanya efek rumah kaca ini, suhu
Bumi hanya -18o C, sehingga seluruh permukaan Bumi akan tertutup oleh es.
Sebenarnya, efek rumah
kaca adalah fenomena yang memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan hidup di
Bumi. Permasalahannya, jika konsentrasi gas rumah kaca di udara semakin banyak,
maka semakin banyak panas yang terperangkap di Bumi. Hal itu menyebabkan suhu
Bumi semakin meningkat setiap tahunnya. Jika dibiarkan terus menerus, banyak
populasi makhluk hidup yang akan musnah.
Dampak Efek Rumah Kaca
1. Naiknya suhu
permukaan Bumi
Efek rumah kaca
merupakan pemicu terjadinya pemanasan global (global warming). Para ahli
menyatakan bahwa pemanasan global yang terjadi sekarang diakibatkan oleh emisi
rumah kaca pada masa lalu.
2. Mencairnya es di
kutub
Jika suhu permukaan Bumi
mengalami kenaikan akibat efek rumah kaca, bukan tidak mungkin bongkahan es di
kutub utara dan selatan akan mencair dalam jumlah besar.
3. Rusaknya ekosistem
Kenaikan suhu permukaan
Bumi secara signifikan mampu menyebabkan rusaknya habitat makhluk hidup.
Akibatnya ekosistem akan terancam rusak.
4. Naiknya ketinggian
permukaan air laut
Mencairnya es di kutub
berpengaruh pada ketinggian permukaan air laut. Semakin banyak es yang mencair,
semakin bertambah ketinggian permukaan air laut.
5. Tingkat keasaman air
laut akan meningkat
Gas rumah kaca yang
diemisikan ke udara sebagian akan terserap oleh air laut. Jika kadar gas
tersebut semakin banyak, tentu yang terserap oleh air laut juga semakin banyak.
Akibatnya, laut menjadi semakin asam.
Dari pembahasan di atas,
jelas bahwa peningkatan efek rumah kaca membawa dampak yang kurang baik bagi
kelangsungan hidup di Bumi. Sebagai generasi penerus, sudah selayaknya kita
ikut berpartisipasi dalam menjaga Bumi tercinta.
Apa saja upaya yang
sudah kamu dilakukan? Sekecil apapun kontribusimu bagi lingkungan, pasti akan
membawa dampak besar bagi masa depan. Jangan pernah berhenti untuk mencintai
Bumi ini. Kalau bukan generasi ini, siapa lagi.
Komentar
Posting Komentar